Protes Besar di COP30 Brasil: Komunitas Adat Terobos Keamanan
Konferensi Perubahan Iklim PBB COP30 di Belém, Brasil, menjadi saksi ketegangan yang meningkat ketika kelompok aktivis adat mendobrak keamanan dan menyuarakan tuntutan yang kuat. Mereka mendesak pengakuan hak atas tanah adat serta perlindungan terhadap hutan Amazon dari ekploitasi industri.
Pada malam 11 November 2025, puluhan demonstran dari komunitas adat Tupinambá dan Munduruku menyerbu gerbang utama wilayah “Zona Biru” — area terbatas untuk delegasi — dan bersitegang dengan petugas keamanan. Beberapa petugas dilaporkan terluka ringan, sementara pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan “Our land is not for sale” (Tanah kami bukan untuk dijual).
Salah satu pemimpin adat, yang hanya disebut Nato, menyatakan: “Kami tidak bisa makan uang” — sindiran langsung terhadap pembicaraan iklim yang lebih banyak fokus pada pendanaan daripada aksi nyata.
Tuntutan mereka bukan tanpa dasar. Banyak kelompok adat menilai bahwa meskipun COP30 digelar di Amazon, suara dan kepentingan mereka masih terpinggirkan. Dalam beberapa hari berikutnya, sekitar 50 individu dari suku Munduruku memblokade pintu masuk konferensi, berharap dapat berbicara langsung dengan Presiden Brasil, tetapi akhirnya berdiskusi dengan ketua COP, André Corrêa do Lago.
Presiden COP30, André Corrêa do Lago, merespons protes tersebut dengan mengadakan situs slot pertemuan dengan perwakilan komunitas adat. Momen itu simbolis karena ia tampak menggandeng tangan seorang bayi dari suku Munduruku, sebagai bentuk empati atas situasi yang dihadapi.
Sikap keras petugas keamanan juga menimbulkan kritik. Menurut laporan, terdapat peningkatan pasukan polisi dan militer di sekitar lokasi konferensi, menimbulkan kekhawatiran bahwa protes damai bisa dibungkam. Namun, pihak panitia COP menyatakan bahwa mereka mengakui legitimasi protes dan berkomitmen untuk terus membuka dialog.
Selain bentrokan fisik, ada juga aksi massal lebih besar dilakukan di luar venue konferensi. Dalam “Great People’s March”, ribuan massa turun ke jalan, membawa bola raksasa berbentuk Bumi dan peti mati simbolis untuk “batubara”, “minyak”, dan “gas” — sebagai bentuk kritik terhadap ketergantungan dunia pada bahan bakar fosil. Para pengunjuk rasa menuntut agar negara-negara kaya meningkatkan pendanaan iklim dan memberikan reparasi atas kerusakan lingkungan yang ditimbulkan di negara-negara berkembang dan komunitas adat.
Di balik protes ini, terasa frustrasi mendalam dari komunitas adat Amazon. Mereka meminta tidak hanya janji-janji kebijakan, tetapi juga tindakan konkret: penghentian kegiatan ekstraktif di tanah adat, perlindungan sungai dan hutan, serta suara lebih besar dalam negosiasi iklim global.
Sebagai tuan rumah COP di jantung Amazon, Brasil berada di bawah sorotan besar. Kritik dari aktivis menyoroti paradoks konferensi hijau yang terkadang dianggap sebagai “greenwashing” — di mana negara tuan rumah dianggap memproyeksikan citra ramah lingkungan, sementara kebijakan nyata di lapangan belum cukup pro-adat dan pro-hutan.
Sementara itu, delegasi PBB menyatakan bahwa negosiasi tetap berjalan. Mereka menegaskan bahwa keamanan telah dipulihkan dan pintu masuk resmi telah diatur ulang. Namun, bagi para pemimpin adat, protes ini adalah panggilan bangun: suara mereka harus menjadi bagian tak terpisahkan dalam upaya global mengatasi krisis iklim.
Baca Juga : Berita Viral Terbaik di Amerika Serikat: Tren, Fenomena, dan Konten Paling Ramai Dibicarakan
Kebijakan Imigrasi Ketat: Dampak pada Ekonomi dan Mobilitas Global
Kebijakan imigrasi yang sangat ketat menjadi salah satu isu utama dalam banyak negara belakangan ini. Pemerintah di beberapa negara memberlakukan pembatasan masuk yang lebih ketat terhadap pendatang, termasuk pembatasan visa, pemeriksaan keamanan yang lebih mendalam, dan aturan baru bagi pekerja asing. Kebijakan ini muncul sebagai respons terhadap tekanan politik domestik, kekhawatiran keamanan, dan kebutuhan untuk melindungi lapangan kerja bagi warga lokal.
Salah satu dampak paling langsung dari imigrasi yang ketat adalah pada pasar tenaga kerja. Negara-negara yang biasanya mengandalkan pekerja migran, terutama di sektor pertanian, konstruksi, dan layanan, kini menghadapi kekurangan tenaga kerja. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan biaya produksi dan harga barang. Di sisi lain, pemerintah berharap pembatasan ini memberi peluang lebih besar bagi tenaga kerja lokal, namun efek jangka panjang sering kali berbeda karena beberapa sektor sangat bergantung pada pekerja asing.
Selain itu, kebijakan imigrasi yang ketat juga berdampak pada mobilitas global. Banyak pelajar internasional, profesional, dan pekerja terampil menghadapi hambatan untuk masuk atau bekerja di negara tertentu. Akibatnya, negara-negara tersebut bisa kehilangan talenta dan inovasi yang biasanya dibawa oleh imigran. Negara yang menerapkan kebijakan ini seringkali harus menyeimbangkan antara keamanan dan keuntungan ekonomi yang didapat dari migrasi internasional.
Dari sisi sosial, pembatasan imigrasi dapat memicu kontroversi dan ketegangan. Migran yang telah menetap di negara tujuan sebelumnya mungkin menghadapi diskriminasi atau kesulitan memperbarui status mereka. Sementara itu, organisasi kemanusiaan sering menekankan pentingnya perlindungan bagi pengungsi dan orang-orang yang melarikan diri dari konflik atau bencana alam. Kebijakan yang terlalu ketat berpotensi menimbulkan krisis kemanusiaan, terutama bagi kelompok rentan.
Di tingkat politik, isu imigrasi yang ketat menjadi bahan debat besar. Partai politik konservatif biasanya mendukung pembatasan yang lebih tegas untuk menjaga keamanan dan identitas nasional, sedangkan kelompok progresif menekankan hak asasi manusia dan manfaat ekonomi dari migrasi. Perdebatan ini memengaruhi kebijakan jangka panjang, serta hubungan internasional, karena negara-negara dengan pembatasan ketat terkadang menghadapi kritik atau tekanan dari komunitas global.
Meski demikian, ada negara yang berhasil menyeimbangkan keamanan dengan keterbukaan. Mereka menerapkan slot resmi sistem imigrasi berbasis poin atau visa khusus untuk tenaga kerja terampil, sehingga tetap bisa menarik migran yang bermanfaat secara ekonomi. Model ini menunjukkan bahwa kebijakan imigrasi tidak harus hitam-putih; ada ruang untuk fleksibilitas yang tetap menjaga kepentingan nasional.
Secara keseluruhan, berita tentang imigrasi yang sangat ketat mencerminkan dinamika global antara kebutuhan keamanan, ekonomi, dan hak asasi manusia. Negara-negara yang memberlakukan pembatasan keras harus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap tenaga kerja, inovasi, dan hubungan internasional. Sementara itu, migrasi tetap menjadi elemen penting dalam pertumbuhan ekonomi dan integrasi budaya, sehingga pendekatan yang seimbang menjadi kunci agar manfaat dan risiko bisa diatur secara efektif.
Baca Juga : Seputar Berita Terbaru di Turki: Politik, Ekonomi & Peran Global yang Terus Berkembang
Sahroni Minta Kasus Ayam Widuran Solo Dipidana: Penipuan ke Konsumen
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni meminta agar polemik kasus hidangan nonhalal warung Ayam Goreng Widuran, Solo dibawa ke ranah pidana.
Sahroni mengaku sulit menerima alasan tak adanya pemberitahuan makanan di resto tersebut tak halal joker123 login sebagai unsur kesengajaan. Sebab, resto tersebut telah berdiri selama puluhan tahun.
Menurut dia, kasus tersebut bisa dibawa ke ranah pidana sebagai pelanggaran atau penipuan konsumen.
“Sudah 50 tahun lebih praktek seperti itu, jadi sulit diterima kalau kita anggap tidak ada kesengajaan dari pihak restoran. Karenanya menurut saya, ini bisa masuk ranah pidana penipuan terhadap konsumen. Saya minta polisi untuk segera bertindak,” kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (27/5).
Politikus Partai NasDem itu mengaku menyayangkan sikap resto yang baru mengklarifikasi setelah diketahui makanan mereka nonhalal.
Sahroni mengatakan menjual makanan non-halal bukan hal yang dilarang asal bersikap jujur dan disampaikan kepada konsumen secara terbuka.
“Tapi yang jadi masalah kan mereka tahu konsumennya banyak yang muslim, berjilbab, tapi tidak diumumkan. Baru bilang setelah viral,” katanya.
Dia menyebut sikap resto Ayam Widuran bisa dikategorikan penipuan. Menurut dia, polisi harus segera menggandeng MUI dan BPJPH untuk mendalami potensi kasus serupa di warung makanan lain.
“Karena ini bisa dibilang penipuan yang sangat fatal bagi konsumen muslim, Ketua PP Muhammadiyah pun sudah menyebut ini ada unsur pidananya. Jadi kalau mereka memang sengaja tidak memberitahukan hanya demi keuntungan bisnis, ini sangat culas dan wajib diberi tindakan hukum,” ujar Sahroni.
Usai viral di media sosial, pihak manajemen Ayam Goreng Widuran telah menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram mereka, Jumat (23/5).
Baca Juga : Meme Berita Viral Terbaru – Kreativitas Netizen yang Menggelitik Dunia Maya
Manajemen mengklaim telah mencantumkan keterangan non-halal di semua cabang restorannya. Mereka juga mencantumkan informasi non-halal di bio Instagram dan Google Review.
Sementara, Wali Kota Solo Respati Ahmad Ardianto menutup sementara warung Ayam Goreng Widuran. Respati yang datang langsung ke lokasi warung tersebut mengatakan penutupan sementara itu agar rumah makan tersebut untuk mengajukan sertifikasi halal terlebih dahulu.
“Intinya ini segera hari ini bisa ditutup terlebih dahulu untuk dilakukan asesmen ulang,” katanya, Senin (27/5).
Pertamina Antisipasi Pasokan BBM di Bengkulu dari 3 Terminal
PT Pertamina Patra Niaga mengantisipasi pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bengkulu dari tiga terminal, yakni Teluk Kabung, Lubuk Linggau, dan Panjang, menyusul pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, mendorong Pertamina Patra Niaga segera melakukan mitigasi dengan mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan BBM di Bengkulu.
“Dalam jangka pendek, pasokan BBM akan dipenuhi dari slot777 beberapa lokasi, termasuk Teluk Kabung, Lubuk Linggau, dan Panjang,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (30/3/2024).
Ega menegaskan pentingnya keamanan dan keselamatan dalam setiap langkah yang diambil.
Meskipun ada tantangan dalam distribusi akibat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, namun Pertamina tetap berkomitmen untuk memastikan pasokan BBM tidak terputus.
Menurut Ega, dengan adanya koordinasi yang baik dan langkah-langkah yang tepat, diharapkan ketersediaan BBM akan tetap stabil selama periode mendatang, terutama menjelang momen penting seperti Idul Fitri.
Mobil Tangki
Selain itu, Pertamina juga berupaya menambah mobil tangki untuk memasok BBM SPBU di wilayah Bengkulu.
“Untuk percepatan pasokan BBM, telah ditambahkan armada mobil tangki. Kami juga telah menginstruksikan seluruh tim tanggap darurat Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan untuk berkoordinasi secara efektif, terutama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu, termasuk untuk upaya percepatan penanganan pendangkalan alur di Pulau Baai ini,” ujar Ega.
Ega melanjutkan Pertamina terus berupaya maksimal agar dapat menjaga stabilitas pasokan BBM di wilayah tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak panik, serta membeli BBM sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya.
“Dengan kerja sama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, kebutuhan energi masyarakat Bengkulu dapat terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan,” kata Ega pula.
Libur Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
Sebelumnya, pada libur Lebaran Idulfitri, Pertamina tetap beroperasional 24 jam memberikan layanan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso.
“Selamat mudik Lebaran 2025 dan berhari raya bersama keluarga, kami mengimbau kepada pemudik yang membutuhkan informasi maupun pengaduan terkait layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 yang tetap aktif melayani masyarakat 24 jam,” tambah Fadjar dalam keterangan tertulis, Minggu (30/3/2025)
Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri dan jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
“Di momen yang penuh berkah ini, saya mewakili Manajemen Pertamina menyampaikan, Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pertamina terus memperkuat langkah yang terbaik untuk perusahaan, bangsa dan masyarakat,” ucap Simon. “Harmoni merangkai Kebersamaan, menguatkan energi di hari kemenangan yang fitri,” tutur Simon.
Baca Juga : Potret Lisa Mariana yang Bikin Netizen Melotot: Viral dan Membuat Terpesona!
Danantara Jadi Kunci Indonesia Emas 2045
Presiden Prabowo secara resmi meluncurkan Energi Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin, 24 Februari 2025. Program strategis Danantara ini bertujuan untuk mengonsolidasikan seluruh energi ekonomi yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Sebagai bagian dari BUMN, PT Brantas Abipraya (Persero) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kinerja guna mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui Danantara.
Danantara: Katalis Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana, nama Danantara berasal dari tiga kata: Energi Anagata Nusantara, yang berarti “Energi Masa Depan Indonesia.”
“Program ini akan menjadi katalis utama dalam membangun masa depan generasi muda Indonesia, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” katanya, Rabu (26/2/2025).
Brantas Abipraya akan terus berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur nasional, lebih-lebih dalam menunjang investasi Danantara di sektor energi hijau dengan sasaran kapasitas 60-70 gigawatt.
Dian Sovana menambahkan bahwa dengan peran aktif Brantas Abipraya, diinginkan investasi berkelanjutan dalam pengelolaan aset negara dapat meningkat serta membuka kesempatan kerja sama strategis di tingkat internasional.
Baca Juga : Berita Hari Ini: Tampilan Puput Nastiti Devi di Perayaan Ulang Tahun Ahok
Dampak Positif Danantara bagi Ekonomi Indonesia
Peluncuran Danantara membawa berjenis-jenis manfaat bagi sektor ekonomi nasional, di antaranya:
Efisiensi dan Kecepatan: Dengan birokrasi yang lebih ringkas, pengambilan keputusan dalam BUMN menjadi lebih responsif kepada kebutuhan pasar dan masyarakat.
Keuangan yang Lebih Sehat: Dengan mengurangi ketergantungan pada Penyertaan Modal Negara (PMN), BUMN diinginkan lebih mandiri dalam mencari modal, berinovasi, dan berekspansi.
Sinergi yang Lebih Kuat: Kolaborasi antar-BUMN semakin diperkuat, menjadikan ekosistem bisnis yang lebih solid.
Dampak Positif bagi Masyarakat: Pengelolaan yang lebih bagus akan mempercepat manfaat bagi masyarakat dalam format layanan, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Indonesia Mandiri dan Berdaulat dengan Danantara
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Danantara dirancang untuk mempertimbangkan kemandirian ekonomi nasional, cocok dengan semangat yang diwariskan oleh Presiden Soekarno: “Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuat.”
Program ini diinginkan kapabel memaksimalkan pengelolaan aset negara dan braxtonatlakenorman.com mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.
Dengan konsolidasi sumber energi strategis nasional, Danantara menjadi motor penggagas industrialisasi berbasis skor tambah. Langkah ini mempertimbangkan bahwa sumber energi alam Indonesia tak lagi diekspor dalam format mentah, tetapi diolah untuk memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan rakyat.
Konsentrasi pada Ketahanan Pangan dan Energi
Seiring dengan pesatnya pertumbuhan penduduk, sektor pangan menjadi perhatian utama. Upaya seperti swasembada beras dan gula serta produksi biofuel sudah mulai dikerjakan untuk mempertimbangkan ketahanan pangan nasional.
Dalam menunjang inisiatif ini, Brantas Abipraya ikut serta berperan aktif melalui berjenis-jenis proyek pembangunan bendungan dan irigasi yang strategis.
Danantara bukan sekedar entitas bisnis, tetapi juga pilar utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.
Program ini diinginkan kapabel mengurangi ketergantungan Indonesia kepada pihak asing serta memperkuat posisi negara di gelanggang global.
Menuju Indonesia Emas 2045
Lebih dari sekedar proyek strategis, peran Brantas Abipraya dalam menunjang Danantara akan menjadi akselerator dalam transformasi ekonomi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Dengan semangat kemandirian dan inovasi, Indonesia berhasrat menjadi energi ekonomi global yang mandiri, berdaulat, dan disegani di gelanggang internasional.
Berita Hari Ini: Tampilan Puput Nastiti Devi di Perayaan Ulang Tahun Ahok
Top 3 Berita Hari Ini perihal penampilan Puput Nastiti Devi saat ulang tahun Ahok. Eks Gubernur DKI Jakarta tersebut baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-54 pada Senin, 29 Juni 2020.
Di peristiwa bahagia itu, sang istri Puput Nastiti Devi ikut mengungkapkan selamat ulang tahun untuk Ahok. Seperti dalam Instagram Stories, Puput membawakan kudapan manis sembari mendendangkan nyanyian ulang tahun.
Puput Nastiti Devi tampil dalam balutan kemeja biru muda bermotif garis-garis, motif ini juga menghiasi bagian pergelangan tangan. Berita kedua yang banyak menarik perhatian masih perihal Ahok.
Ahok ikut berpartisipasi dalam raja olympus penggalangan dana di BenihBaik.com via Lelang Kebaikan yang bekerja sama dengan Jangkau untuk menunjang masyarakat terdampak Covid-19. Keterlibatan Ahok dalam penggalangan dana dengan cara ikut melelang barang koleksi pribadi miliknya, adalah baju batik.
Baju batik ini tentu bukan baju umum, karena punya skor historis tersendiri baginya. Berita ketiga yang banyak diminati adalah perihal Rapid Test Covid-19 yang diadakan Lion Air Group.
Baca Juga : Peninjauan Makan Bergizi Gratis Oleh Presiden Prabowo Subianto
Tarif Rapid Test Covid-19 adalah Rp95 ribu, telah termasuk surat keterangan cocok hasil dengan masa berlaku 14 hari. Progres Rapid Test Covid-19 bekerja sama dengan Klinik Lion Air Medika.Absensi layanan Rapid Test Covid-19 diluncurkan bertepatan dengan momentum 20 tahun Lion Air.
Ketiga isu tersebut terangkum lengkap dalam Top 3 Berita Hari Ini. Jadi, kita simak rangkuman selengkapnya di bawah ini.
Kebahagiaan tengah menyelimuti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Eks Gubernur DKI Jakarta tersebut baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-54 pada Senin, 29 Juni 2020.
Di peristiwa bahagia itu, sang istri Puput Nastiti Devi ikut mengungkapkan selamat ulang tahun untuk Ahok. Potret perayaan bersama keluarga tampak dari uploadan yang dibagikan Puput via akun Instagram @btpnd.
Eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tak jarang mengenakan baju atau kemeja batik dalam bermacam peluang. Malahan via batik, dia mengerjakan kegiatan amal.
Ahok ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana di BenihBaik.com via Lelang Kebaikan yang bekerja sama dengan Jangkau untuk menunjang masyarakat terdampak Covid-19. Niat itu disampaikannya beriringan dengan peristiwa ulang tahunnya ke-54 pada 29 Juni 2020.
Maskapai Lion Air Group yang terdiri dari Lion Air, Wings Air dan Batik Air menawarkan layanan Rapid Test.Mereka menawarkan cara uji kesehatan skrining awal dan cepat (Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)) khusus terhadap penumpang Lion Air Group.
Tarif Rapid Test Covid-19 adalah Rp95 ribu, telah termasuk surat keterangan cocok hasil dengan masa berlaku 14 hari. Progres Rapid Test Covid-19 bekerja sama dengan Klinik Lion Air Medika.